Tampilkan postingan dengan label Sejarah computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah computer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2013

Sejarah Jaringan Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

kejadian penting
Tahun
  
1957  Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Pada tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.

Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.

1965  Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.

1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.

1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet.
 Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"
1972-1974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.

1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.

1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".

1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.

1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).

1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Pada tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.

Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.

Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.

1982  Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.

Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.

Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986  Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.     
Kejadian penting lainnya Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon "@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.

Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.


Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.

Sejarah Jaringan Computer


Konsep  jaringan  komputer  lahir  pada  tahun  1940-an  di Amerika  dari  sebuah  proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang  dipimpin  profesor  H.  Aiken.  Pada  mulanya  proyek  tersebut  hanyalah  ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa  proses  tanpa  banyak membuang waktu  kosong  dibuatlah  proses  beruntun  (Batch Processing),  sehingga  beberapa  program  bisa  dijalankan  dalam  sebuah  komputer  dengan dengan kaidah antrian. 

Ditahun  1950-an  ketika  jenis  komputer  mulai  membesar  sampai  terciptanya  super komputer,  maka  sebuah  komputer  mesti  melayani  beberapa  terminal.  (Lihat  Gambar  1.) Untuk  itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS  (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk  jaringan  (network) komputer diaplikasikan.  Pada  sistem  TSS  beberapa  terminal  terhubung  secara  seri  ke  sebuah  host komputer. Dalam  proses  TSS mulai  nampak  perpaduan  teknologi  komputer  dan  teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.


jaringan komputer
Memasuki  tahun  1970-an,  setelah  beban  pekerjaan  bertambah  banyak  dan  harga perangkat  komputer  besar mulai  terasa  sangat mahal,  maka mulailah  digunakan  konsep proses  distribusi  (Distributed  Processing).  Seperti  pada  (Gambar  B.  2).  dalam  proses  ini beberapa  host  komputer  mengerjakan  sebuah  pekerjaan  besar  secara  paralel  untuk melayani  beberapa  terminal  yang  tersambung  secara  seri  disetiap  host  komputer.  Dala proses  distribusi  sudah  mutlak  diperlukan  perpaduan  yang  mendalam  antara  teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat. 


jaringan komputer
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan  jaringannya sudah mulai beragam dari  mulai  menangani  proses  bersama  maupun  komunikasi  antar  komputer  (Peer  to  Peer System)  saja  tanpa  melalui  komputer  pusat.  Untuk  itu  mulailah  berkembang  teknologi jaringan  lokal  yang  dikenal  dengan  sebutan  LAN.  Demikian  pula  ketika  Internet  mulai diperkenalkan,  maka  sebagian  besar  LAN  yang  berdiri  sendiri  mulai  berhubungan  dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

Selasa, 22 Januari 2013

 SEJARAH CPU

Sekitar 40 tahun silam, tepatnya pada tanggal 15 November 1971, Intel mengumumkan 4004 processor — prosesor komputer komersial pertama di dunia yang diproduksi komplit dalam bentuk chip—dan menjadi pioneer pertama dalam sejarah perkembangan CPU era digital.

Federico Faggin, Stanley Mazor dan Ted Hoff adalah sosok yang mendapatkan penghormatan untuk desain perangkat 4-bit ini. Sejarah perkembangan CPU 4004, dalam perkembangannya sebenarnya berasal dari LSI chipset temuan Busicom, perusahaan asal Jepang yang digunakan pada 141-PF calculators. Karena pabrikan LSI terlalu berat dan kurang tepat untuk diproduksi secara masal, maka Intel mendesain ulang chip tersebut agar sesuai dengan standar socket 16-pin.

Dalam sejarah perkembangan CPU pertama, 4004 menggunakan Silicon Gate Technology PMOS logic (P-type Metal-Oxide-Semiconductor logic, sebuah teknik yang juga disempurnakan oleh salah satu penemu 4004, Federico Faggin, tahun 1968) dan MOS (Metal-Oxide-Silicon) yang memberikan hasil cukup mencengangkan pada waktu itu, yaitu sekitar 740KHz yang berarti kurang lebih 92,000 perintah per detik.

4004 adalah varian dari perkembangan CPU dari keluarga LSI chips MCS-4 yang bisa digunakan pada komputer digital dalam jumlah memori yang tidak terbatas. Sementara varian lain keluarga MCS-4 adalah memories dan input /output circuits, bukan merupakan CPU komplit yang bisa disematkan pada komputer. Berikut varian lain dari keluarga MCS-3 :

    4001 adalah ROM (read-only memory).

    4002 adalah RAM (random access memory)

    4003 adalah static shift register yang digunakan untuk mengembangkan I /O lines. Contoh, untuk keyboard scanning atau untuk mengontrol printer.

    Sementara 4004 mencakup semua dari fungsi pendahulunya, dijadikan satu dalam bentuk chip.

4004 saat itu dibanderol seharga $5 atau saat ini sekitar $26. Meskipun perkembangan CPU 4004 mengalami sukses yang kemudian disusul oleh popularitas 8008 dan 8080, prosesor 8-bit Intel saat itu masih perusahaan yang berkutat pada DRAM dan SRAM. Hal itu terus berlanjut hingga akhir era 70-an di mana Intel menciptakan 8088 yang menjadi otak dari PC (Personal Computer IBM), di mana Intel akhirnya memutuskan untuk menjadi perusahaan micro processors. Dan seperti yang kita tahu sekarang Intel menjadi perusahaan micro processor raksasa.

Tentu saja 4004 tidak bisa dibandingkan dengan chip modern seperti yang ada saat ini. Sandy Bridge chips mempunyai setengah milyar transistor, sementara 4004 hanya 2300 transistor. Tetapi tanpa 4004, perkembangan CPU tidak akan sampai pada chip prosesor yang ada sekarang. [RY]

Sejarah CPU atau prosesor


sejarah prosesor cpu


Saat ini komputer atau notebook bukanlah barang langka yang hanya dapat dimiliki segelintir orang saja. Akan tetapi komputer telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Salah satu unsur penting dalam komputer aalah CPU atau central processing unit atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Unit Pengolahan Pusat. CPU adalah bagian yang bisa dikatakan inti dari semuanya. Tanpa adanya CPU, maka komputer tidak akan bisa berfungsi karena CPU adalah pengatur dan pengolah data yang ad dalam komputer. Lempengan berbahan dasar silikon adalah wujud dari CPU tersebut, namun jangan salah, meskipun kecil namun di dalamnya ada lebih dari 10 juta transistor. CPU ini sering disebut sebagai chip.
Tentang mikroprosesor

Perkembangan CPU dari masa ke masa semakin tinggi dan pesat. Munculnya prosesor diawali dengan hadirnya mikroprosesor yang dibuat oleh Intel Corporation. Pada masa itu, Intel adalah satu-satunya pembuat prosesor. Akan tetapi saat ini sudah banyak perusahaan-perusahaan yang dapat membuat prosesor. Mikroprosesor yang pertama adalah seri 4004 yang dikeluarkan oleh Intel pada tahun 1971. Mikroprosesor ini dipakai untuk mesin hitung buscom yang dapat melakukan fungsi penambahan dan pengurangan. Intel mengeluarkan mikroprosesor seri 8008 dengan kecepatan dua kali dari sebelumnya pada tahun 1972. Pucaknya pada tahun 1974, Intel mengeluarkan satu seri prosesor, yakni 8080 yang memiliki kecepatan 10 kali daripada prosesor sebelumnya. Mikroprosesor ini menggunakan teknologi CMOS.
Lahir dan berkembangnya prosesor

Pada tahun 1978, lahir prosesor generasi pertama, yakni seri 8086 dari Intel yang merupakan CPU 16-bit pertama. Prosesor ini dinilai terlalu mahal waktu itu, sehingga pada tahun 1979 Intel mengeluarkan rancangan ulang dengan seri 8088 yang memiliki lebar bus data eksternal sebesar 8 bit. Lalu ada prosesor generasi kedua, yakni 80186 dan 80188 yang dikeluarkan oleh Intel pada tahun 1982. Seri ini ditujukan untuk mengerjakan hal-hal yang lebih spesifik. Pada tahun tersebut Intel juga mengeluarkan prosesor dengan seri 80286. Prosesor ini sering disebut dengan nama 286 yang merupakan prosesor berjenis 16-bit. Kemampuan prosesor ini sangat jauh dibandingkan seri sebelumnya. Prosesor 286 ini mendukung memori hingga 16 MB dan pertama kali berjalan pada kecepatan 6 MHz. Inovasi selanjutnya membuat prosesor ini mampu berjalan pada 12,5 Mhz.

Fitur yang ada dalam prosesor 286 ini adalah protected process dimana hal ini membantu fitur virtual memori, paging dan lainnya meningkatkan performanya dalam kontrol sistem operasi kepada software. Pada tahun tersebut, yakni 1982, Intel memberikan lisensi kepada AMD untuk memproduksi prosesor yang sama. Hal ini dimaksudkan Intel untuk memenuhi pasokan prosesor kepada IBM. AMD lalu mengeluarkan versi clone dari Intel 80286 dengan nama AM286 dengan kecepatan kerja hingga 20 Mhz. Prosesor generasi ketiga Intel dirilis pada 17 Oktober 1985, yakni seri 386 yang merupakan prosesor pertama Intel yang berjalan pada 32-bit. Kecepatan awal saat dirilis adalah 16 Mhz dan seri terakhir adalah 33 Mhz. Tak lama setelah itu, AMD juga mengeluarkan versi sama, yakni AM386 yang memiliki kecepatan 40 Mhz.

Setelah itu muncul generasi keempat prosesor yakni dengan munculnya Intel 486 pada kecepatan mencapai 50 Mhz. Pada saat itu, Intel mengintegrasikan SRAM sebesar 8 Kb yang berfungsi menyimpan perintah yang sering digunakan dan adanya Floating Point Unit (FPU) yang melakukan perhitungan floating yang cepat. Tak lama, muncul AMD dengan AMD486, muncul juga Cyrix yang menggunakan instruksi serupa dengan Intel 486. Tahun 1993 adalah tahun akselerasi. Semenjak munculnya generasi prosesor Intel yang kelima, yakni Pentium, maka perkembangan prosesor menjadi sangat cepat, seperti sekarang yang anda lihat saat ini.

Sejarah Perkembangan Motherboard

 Sejarah Perkembangan Motherboard

SEJARAH MOTHERBOARD

Motherboard pertama kali dibuat pada tahun 1977, oleh Apple untuk Apple II-nya. Sebagai informasi, dulu komponen-komponen komputer seperti CPU dan memori ditempatkan di satu kartu tersendiri, dan dihubungkan dengan kabel-kabel. Tampilannya sangat ruwet.

Karena sangat repot menghubungkan satu komponen PC dengan komponen lainnya, para pengembang produk komputer punya ide untuk membuat satu tempat khusus untuk menampung berbagai periferal komputer. Terciptalah suatu papan lebar yang berisi beragam slot sebagai tempat menyolokkan komponen-komponen PC. Papan itu dinamai motherboard/mainboard.
Pada pengembangan awal dari motherboard adalah perusahaan Micronics, Mylex, AMI, Huppauge, Orchid Technology, Elitegroup, dan DFI.

Selain itu, masih ada beberapa produsen moherboard lain dari Taiwan. Antara tahun 1980 sampai 1990, penggabungan beberapa fungsi periferal ke dalammoterboard mendorong pencitraan motherboard kedalam bentuk yang makin ekonomis. Integrasi pertama yang dilakukan adalah dengan menggabungkan slot kibor, mouse, dan floopy drive, serta port serial dan port paralel ke dalam motherboard.

 Jika Anda perhatikan, hingga saat ini standar bentuk dari motherboard pun masih berubah-ubah. Standar awal yang pertama kali digunakan digunakan adalah PC/XT, dan dipakai IBM. Setelah itu, muncul lagi AT (Advance Technology). Setelah AT, muncul standar baru yang hingga kini masih digunakan, yaitu ATX (Advance Technology Extension).

Standar ATX lalu dimodifikasi menjadi Mini ATX dan Micro ATX.
Saat ini, Intel juga mengeluarkan standar BTX (Balanced Technology Extension). Sayangnya, pasar belum tertarik untuk menggunakannya. Produsen komputer VIA juga mengeluarkan standar yang dipakainya sendiri, yaitu mini ITX. Perubahan dalam desain dan teknologi motherboard terus berkembang. Di awal tahun 2000-an,pengintegrasian diperluas. Motherboard kini dilengkapi fitur sound dan VGA yang langsung menempel di badannya, istilah lainnya onboard. Fitur lainnya yang kini bisa didapat dari beberapa motherboard berupa konektivitas USB, FireWire, dan LAN.


 Ada beberapa jenis motherboard yang dijual dipasaran diantaranya asuatek, aopen, asus dan lain-lain, Anda dapat mepelajari motherboard tersebut diatas dengan membuka situs gigabyte (http:–tw.giga-byte.com), Abit (http:–www.abit-usa.com), Aopen (http:–english.aopen.com.tw) dan Austek (http:–usa.asus.com).

Perkembangan motherboard itu sendiri sedemikian pesatnya mengikuti perkembangan processor, memory, vga card, dan tentunya yang paling utama adalah chipset.
Apakah chipset itu? Chipset menurut wikipedia.org adalah sekumpulan chips (atau IC=Integrated Circuit) yang didesain untuk bekerja secara bersama-sama. Jika disesuaikan dengan sebuah blok diagram sederhana sebuah komputer maka chipset adalah pengembangan dari

System Bus (yang berisi Bus Address, Bus Control, dan Bus Data). Chipset sendiri terkadang berjumlah 2 buah dan ada yang hanya 1 saja. Kebanyakan yang terdiri atas 2 buah disebut sebagai North Bridge (atau GMCH=Graphic Memory Controller Hub) yang letaknya diatas dan menghubungkan bagian yang sangat cepat (antara CPU-Memory-Display Adapter), sedangkan yang dibawah disebut South Bridge (atau

ICH=Input/Output Controller Hub) adalah menghubungkan bagian-bagian yang lebih lambat.
Komponen-komponen mainboard :
 Chipset
Komponen pada motherboard yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, Northbrigde dan Southbrigde.
Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antar komponen yang terpasang pada motherboard.Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri mempunyai tugas yang berbeda satu dengan yang lain. Chip pada Northbrigde berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke processor, bus AGP, dan memory utama sistem. Sementara chip yang Southbrigde mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya. Berhubung chip Northbrigde lebih vital kerjanya daripada Southbrigde,tidak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink,fan, ataupun kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.             

Slot AGP

Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu graphis ke CPU tanpa harus melalui memory
utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat di percepat. Kelebihan AGP lain adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memory utama.Datang dengan berbagai cita rasa, saat ini kebanyakan motherboard menyertakan AGP 4X yang bekerja pada frekuensi 266MHz. Untuk sekarang ini, port AGP ini baru digunakan untuk memasang kartu grafis yang notabene lebih cepat ketimbang memakai PCI. Akan tetapi, beberapa motherboard terbaru sudah menyertakan port AGP pro yang bisa dipasangi baik kartu grafis berbasis AGP 4X maupun yang berbasis AGP pro sendiri.
 Socket Memory
Socket ini merupakan tempat untuk menempatkan memory pada motherboard. Socket memory memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memory yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 3 sampai 4 buah, tergantung dari chipset yang digunakan. Untuk memory SDRAM, socket DIMM yang harus dimiliki adalah socket 168 pin. sementara untuk memory jenis DDR, socket yang dipasang adalah 184 pin.

 Socket Processor

Socket ini merupakan tempat untuk menaruh processor. Kalau jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem socket yaitu sistem slot. Namun, era pentium III generasi kedua, tipe slot ini kemudian ditinggalkan lantaran ongkos produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai socket. Untuk urusan socket processor ini, pilihlah motherboard dengan socket processor yang tepat. Socket 370 untuk processor untuk Intel Pentium III dan seleron, socket processor AMD Athlon dan Duron,serta socket 423/478 untuk processor Pentium4.

 CMOS

Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (Intergrated Cirkuit) yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat menyimpan settingannya selama baterai yang mendaianya masih bagus.
 Port Peranti Eksternal
Biasanya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya adalah sebagai sarana untuk memberi masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem komputer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula port USB untuk berhubungan dengan peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital, dan peripheral lain yang berbasis USB. Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port Ethernet untuk masuk kedalam jaringan komputer. Tipe yang semacam ini memang ridak terlalu banyak, namun sangat membantu terutama digunakan pada perkantoran kecil atau warnet yang mempunyai anggaran minim.

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Sponsered by Free Blog templates | Blog Tips by Best Blogging Tutorials