Selasa, 05 Maret 2013

Perbedaan Peer To Peer Dengan Client / Server

Perbedaan Peer To Peer Dengan Client / Server

Peer To Peer
Peer-to-peer (disingkat P2P) mengacu pada jaringan komputer dimana setiap komputer dalam jaringan dapat bertindak sebagai klien atau server untuk komputer lain di jaringan, yang memungkinkan berbagi akses ke file dan peripheral tanpa memerlukan sebuah pusat server. 
 
-Setiap pengguna dapat berhubungan ke jaringan.
-Tempat penyimpanan file tidak terpusat.
-Keamanan diatur oleh setiap pengguna.
-Penginstalan dan pemeliharaan dilakukan dengan cara yang mudah.
-Biaya operasional lebih rendah.
-Tingkat keamanan rendah.

Jaringan P2P dapat diatur di rumah, bisnis atau melalui Internet. Setiap jenis jaringan memerlukan semua komputer dalam jaringan untuk menggunakan yang sama atau program yang kompatibel untuk menghubungkan satu sama lain dan akses file dan sumber daya lain yang ditemukan pada komputer lain. Jaringan P2P dapat digunakan untuk berbagi konten seperti audio, data video, atau apapun dalam format digital.
P2P adalah arsitektur aplikasi terdistribusi yang partisi tugas atau beban kerja antara rekan-rekan. Peer sama-sama istimewa, peserta equipotent dalam aplikasi. Setiap komputer dalam jaringan disebut node. Pemilik setiap komputer pada jaringan P2P akan menyisihkan sebagian sumber dayanya, seperti kekuatan pemrosesan, penyimpanan disk atau bandwidth jaringan, langsung tersedia bagi peserta jaringan lain, tanpa memerlukan koordinasi pusat dengan server atau host yang stabil. [1 ] Peer keduanya pemasok dan konsumen sumber daya, berbeda dengan model client-server tradisional di mana hanya server pasokan (kirim), dan klien konsumsi (menerima).

Client / Server

Model client / server merupakan model komputasi yang bertindak sebagai aplikasi terdistribusi yang partisi tugas atau beban kerja antara penyedia sumber daya atau jasa, yang disebut server, dan pemohon pelayanan, disebut klien [1] Sering klien dan server berkomunikasi melalui jaringan komputer. pada perangkat keras yang terpisah, namun kedua klien dan server dapat berada di sistem yang sama. 
 
-Hanya pengguna yang mendapat izin dari server yang dapat mengakses jaringan.
-Penyimpanan file terpusat.
-Keamanan diataur secara terpusat oleh server.
-Penginstalan dan pemeliharaan lebih rumit.
-Biaya cenderung lebih tinggi.
-Tingkat keamanan dapat diatur setinggi mungkin.
 
Sebuah mesin server adalah host yang menjalankan program server satu atau lebih yang berbagi sumber daya mereka dengan klien. Seorang klien tidak berbagi sumber daya, tetapi permintaan isi server atau fungsi pelayanan. Klien itu memulai sesi komunikasi dengan server yang menunggu permintaan masuk.
 

 

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda di Sini, dan di Harapkan Berkomentar Dengan Bahasa Yang Baku dan Sopan, Demi Kenyamanan Bersama Terimakasih.

Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Memuat...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Sponsered by Free Blog templates | Blog Tips by Best Blogging Tutorials