Minggu, 12 Mei 2013

Simbol Listrik dan Simbol Elektronik

Simbol Listrik dan Simbol Elektronik


Simbol Listrik
Simbol listrik dan simbol elektronik diperlukan ketika menggambar sebuah sistem rangkain listrik dan rangkaian elektronik. Dengan menggunakan simbol-simbol tersebut, skema rangkaian akan mudah dibuat dan mudah dipahami sehingga proses perakitan pun akan lebih mudah. Di bawah ini adalah beberapa simbol komponen listrik dan komponen elektronika.

Seorang istalatir listrik / electrician akan membaca skema rangkaian listrik sebelum proses pemasangan demikian juga dengan teknisi elektronik. Disamping itu penerapan simbol listrik dan simbol elektronik dapat membantu penelusuran (trouble shooting) ketika perbaikan (service dan maintenamce) diperlukan

SIMBOL
NAMA KOMPONEN
KETERANGAN
Simbol Sambungan

Kabel/ Wire Listrik
Kabel penghubung (konduktor)

Koneksi kabel
Terhubung

Kabel tidak koneksi
Terputus (tidak terhubung)
Simbol Saklar (Switch) dan Simbol Relay

Toggle Switch SPST
Terputus dalam kondisi open

Toggle Switch SPDT
Memilih dua terminal koneksi

Saklar Push-Button (NO)
Terhubung ketika ditekan

Saklar Push-Button (NC)
Terputus ketika ditekan

DIP Switch
Multiswitch(Saklar banyak)

Relay SPST
Koneksi (Open dan Close) digerakan oleh elektromagnetik.

Relay SPDT

Jumper
Koneksi dengan pemasangan jumper

Solder Bridge
Koneksi dengan cara disolder
Simbol Ground

Earth Ground
Referensi 0 sebuah sumber listrik

Chassis Ground
Ground yang dihubungkan pada body sebuah rangkaian listrik

Common/ Digital Ground

Simbol Resistor

Resistor berfungsi untuk menahan arus yang mengalir dalam rangkaian listrik

Resistor

Potensio Meter
Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 3 titik terminal dapat diatur

Potensio Meter

Variable Resistor
Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 2 titik terminal dapat diatur

Variable Resistor
Simbol Condensator (Kapasitor)

Condensator Bipolar
Berfungsi untuk menyimpan arus listrik sementara waktu

Condensator Nonpolar

Condensator Bipolar
Electrolytic Condensator (ELCO)

Kapasitor berpolar
Electrolytic Condensator (ELCO)

Kapasitor Variable
Condensator yang nilai kapasitansinya dapat diatur
Simbol Kumparan (Induktor)

Induktor, lilitan, kumparan, spul, coil
Dapat menghasilkan medan magnet ketika dialiri arus listrik

Induktor dengan inti besi
Kumparan dengan inti besi seperi pada trafo

Variable Induktor
Lilitan yang nilai induktansinya dapat diatur
Simbol Power Supply

Menghasilkan tegangan searah tetap (konstan)

Sumber Arus
Menghasilkan sumber arus tetap

Sumber tegangan AC
Sumber teganga bolak-balik seperti dari PLN (Perusahaan Listrik Negara)

Generator
Penghasil tegangan listrik bolah-balik seperti pembangkit listrik di PLN (Perusahaan Listrik Negara)

Battery
Menghasilkan tegangan searah tetap

Battery lebih dari satu Cell
Menghasilkan tegagan searah tetap

Sumber tegangan yang dapat diatur
Sumber tegangan yang berasal dari rangkaian listrik lain

Sumber arus yang dapat diatur
Sumber arus yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol Meter (Alat Ukur)

Volt Meter
Mengukur tegangan listrik dengan satuan Volt

Ampere Meter
Mengukur arus listrik dengan satuan Ampere

Mengukur resistansi dengan satuan Ohm

Watt Metter
Mengukur daya listrik dengan satuan Watt
Simbol Lampu
Lampu
Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik
Lampu

Lampu
Simbol Dioda

Berfungsi sebagai penyearah yang dapat mengalirkan arus listrik satu arah (forward bias)

Dioda Zener
Penyetabil Tegangan DC (Searah)

Dioda Schottky
Dioda dengan drop tegangan rendah, biasanya terdapat dalam IC logika

Dioda Varactor
Gabungan Dioda dan Kapasitor

Dioda Tunnel
Dioda Tunnel

LED (Light Emitting Diode)
Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik DC satu arah

Photo Dioda
Menhasilkan arus listrik ketika mendapat cahaya
Simbol Transistor

Arus listrik akan mengalir (EC) ketika basis (B) diberi positif
Transistor Bipolar PNP
Arus listrik akan mengalir (CE) ketika basis (B) diberi negatif

Transitor Darlington
Gabungan dari dua transistor Bipolar untuk meningkatkan penguatan

Transistor JFET-N
Field Effect Transistor kanal N

Transistor JFET-P
Field Effect Transistor kanal P

Transistor NMOS
Transistor MOSFET kanal N

Transistor PMOS
Transistor MOSFET kanal P
Simbol Komponen Lain

Motor
Motor Listrik

Trafo, Transformer, Transformator
Bel Listrik
Berbunyi ketika dialiri arus listrik

Buzzer
Penghasil suara buzz saat dialiri arus listrik

Fuse, Sikring
Pengaman. Akan putus ketika melebihi kapasitas arus

Fuse, Sikring

Bus
Terdiri dari banyak jalur data atau jalur address

Bus

Bus

Opto Coupler
Sebagi isolasi antar dua rangkaian yang berbeda. Dihubungkan oleh cahaya

Speaker
Mengubah signal listrik menjadi suara

Mic, Microphone
Mengubah signal suara menjadi arus listrik

Op-Amp, Operational Amplifier
Penguat signal input

Schmitt Trigger
Dapat mengurangi noise

ADC, Analog to Digital
Mengubah signal analog menjadi data digital

DAC, Digital to Analog
Mengubah data digital menjadi signal analog

Crystal, Ocsilator
Penghasil pulsa
Simbol Antenna

Antenna
Pemancar dan penerima signa radio

Antenna

Dipole Antenna
Gabungan dari simple Antenna
Simbol Gerbang Logika (Digital)

NOT Gate
Output akan merupakan kebalikan input

AND Gate
Output akan 0 jika salah satu input 0

NAND Gate
Output akan 1 jika salah satu input 0

OR Gate
Output akan 1 jika salah satu input 1

NOR Gate
Output akan0 jika salah satu input 1

EX-OR Gate
Output akan 0 jika input sama

D-Flip-Flop
Dapat berfungsi sebagai penyimpad data

Multiplexer 2 to 1
Menyeleksi salah satu data input yang akan dikirim ke output

Multiplexer 4 to 1

D-Multiplexer 1 to 4
Menyeleksi data input untuk dikirim ke salah satu output

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda di Sini, dan di Harapkan Berkomentar Dengan Bahasa Yang Baku dan Sopan, Demi Kenyamanan Bersama Terimakasih.

Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Memuat...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Sponsered by Free Blog templates | Blog Tips by Best Blogging Tutorials